DRESS YOURSELF OFFICIALLY

(Bahan Seminar, disarikan dari berbagai sumber)

Pendahuluan

Penampilan yang berasal dari kata dasar “tampil” menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia adalah melangkah maju (ke muka, ke depan); menampakkan diri; menampilkan; membawa ke muka; mengemukakan; memajukan. Sementara “busana” adalah pakaian; perhiasan. Berdasarkan istilah tersebut maka penampilan adalah sesuatu yang akan kita perlihatkan ke muka atau bagian luar dari sesuatu (seseorang) yang terlihat. Dalam diri seseorang, biasanya hal tersebut berhubungan dengan busana dan segala sesuatu yang dikenakan.

Karena penampilan tidak hanya terlihat oleh yang mengenakannya saja, tetapi lebih banyak orang lain yang justru melihatnya, maka penampilan selayaknya dapat terjaga. Sesuai dengan tema yang akan dibicarakan, yaitu bagaimana penampilan yang baik atau benar di tempat kerja.

Ternyata penampilan memegang peranan yang cukup penting dalam kesuksesan karir seseorang. Namun penampilan yang akan dibahas disini adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan “cover” atau bungkus luar dari diri kita, yaitu mulai dari rambut, riasan muka (bila perempuan), busana, tas yang dikenakan, hingga sepatu.

Meskipun pepatah lama berkata “Don’t judge the book by its cover”, tapi ternyata penampilan tetap penting untuk diperhatikan.

Flawless Interview

Berpenampilan di tempat kerja tentunya bermula dari bagaimana penampilan kita ketika akan menghadapi interview kerja. Saat ini akan sangat menentukan dan membantu kelancaran kita untuk dapat diterima bekerja di tempat yang kita harapkan. Simaklah apa yang dapat dilakukan pada penampilan anda di moment ini.

Sebelum menandatangani kontrak kerja, anda hanya memang perlu duduk manis dan menjawab pertanyaan yang diajukan. Sudah pasti anda harus terlihat profesional sekaligus sesuai dengan pekerjaan yang anda incar. Karena itu usahakan untuk terlihat rapi, kalau perlu sedikit konservatif, dan tak boleh ada kesan kekanak-kanakan.

Untuk wanita, suit bukan lagi merupakan satu-satunya busana yang sesuai dikenakan untuk wawancara pekerjaan. Kini fitted shirt polos, pencil skirt, celana panjang, dan blazer bisa jadi pilihan utama. Anda bisa memilih warna-warna netral, seperti putih, hitam, coklat, abu-abu, atau beige. Percantik kaki anda dengan pointy shoes atau round toe tertutup dengan hak setidaknya setinggi lima sentimeter. Selanjutnya, tambahkan aksen lewat aksesori kecil, semisal scarft, korsase, atau kalung mutiara. Langkah terakhir, jinjing tote-bag berukuran sedang yang terbuat dari kulit.

Untuk pria, hampir sama, kenakanlah kemeja lengan panjang ataupun pendek dengan warna-warna netral seperti di atas. Celana panjang dengan warna yang lebih gelap dari atasannya. Sepatu warna hitam lebih baik, namun bila ingin mengenakan warna lain sebaiknya pilihlah yang selaras dengan warna pakaian anda, misal kemeja beige, celana panjang coklat tua, sepatu coklat tua. Untuk menambah kesan profesional, kenakan dasi bercorak garis atau motif yang tidak ramai dengan salah satu warna di dasi yang senada dengan kemeja yang dikenakan (tentu saja hal ini disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang anda inginkan).

The First Day

Apa pentingnya kita membicarakan penampilan di awal masuk kerja? Semuanya berawal dari sini, karena anda baru saja diterima menjadi bagian dari perusahaan tersebut. Pada awal tentu anda harus beradaptasi. Tak hanya dengan rekan kerja dan berbagai peraturan, tetapi juga gaya berbusana yang berlaku. Apalagi bila ini pekerjaan pertama anda atau sama sekali berbeda dari karier yang sebelumnya. Sudah pasti anda harus “cari aman”.

Amati berbagai busana yang dikenakan oleh berbagai kolega. Dengan begini, anda akan dapat bergaya sesuai dengan harapan tempat anda bekerja. Kemeja dan celana panjang berwarna netral paling tepat untuk anda pakai. Namun, untuk wanita, jangan cuma terlihat biasa saja. Anda tak harus mati gaya hanya karena status anak baru. Vest, cardigan, atau jacket berbahan tweed siap memberikan sentuhan menawan untuk anda. Selain itu, berikanlah unsur tren pada penampilan anda dengan permainan aksesori. Pilih bros mungil, sehelai scarf, atau kalung unik. Dengan begini anda pasti mendapat perhatian positif tanpa harus berlebihan.

Fun Friday

Untuk anda yang bekerja lima hari dalam seminggu, hari jum’at adalah hari terakhir di tiap minggu yang merupakan hari terakhir bekerja menjelang weekend yang menyenangkan. Untuk yang hari kerjanya enam hari dalam seminggu, artinya hari tersebut adalah hari Sabtu.

Mengapa hari ini menjadi penting juga untuk dibicarakan? Karena biasanya hari ini anda sudah punya rencana menyenangkan yang akan direalisasikan sepulang kantor. Itu artinya anda juga harus dan ingin berpenampilan yang sesuai dengan hal tersebut. Untuk itu, anda paling tidak sudah menyiapkan diri dengan berbusana sesuai dengan acara yang akan dilakukan, misal ingin jalan-jalan ke mall atau kafe baru di kota anda bersama teman-teman, atau menghadiri party, ke rumah teman atau saudara yang baru mempunyai baby, dan sebagainya. Untuk pria, mungkin akan ke gym, santai di kafe, atau sekedar ngobrol teman-teman lama.

Untuk wanita, anda bebas mengenakan busana apa saja, selama itu tak menyalahi aturan di kantor. Anda bisa mengenakan gaya fifties lengkap dengan rok pleats cantik dan atasan unik bisa jadi alternatif menarik. Bila kemeja anda terkesan kaku, smoking jacket atau cardigan cantik juga bisa membuat anda tampak lebih manis. Berikutnya, jika ingin lebih seru, kimono top dipadu celana jeans hipster bisa juga dikenakan.

Untuk pria, tentunya tak harus menanggalkan kemeja kantor dan menggantikannya dengan oblong bertulisan aneh. Cukup kenakan kemeja yang agak berwarna atau sedikit bercorak dengan celana jeans dan sepatu berbahan kanvas atau kulit berwarna selain hitam.

Fabulous Presentation

Moment yang mengharuskan anda presentasi dapat menjadi salah satu akses agar karier anda meningkat. Terlebih lagi, bila anda melakukannya dengan sempurna dan berhasil sesuai tujuan presentasi yang dilaksanakan. Selain gaya bicara yang persuasive atau meyakinkan, kesan smart dan kasualpun perlu ditampilkan.

Busana-busana berpotongan sederhana tanpa banyak detail sangat sesuai sangat sesuai untuk kesempatan ini. Dengan begini anda akan tampak kompeten dan percaya diri.

Untuk pria, memang lebih umum dan aman, bila anda mengenakan warna-warna netral seperti putih, hitam, abu-abu dan beige. Namun tak ada salahnya juga bila ingin mengenakan kemeja yang agak berwarna sepanjang warna tersebut tidak mengganggu penampilan anda secara keseluruhan. Walaupun kemeja lengan pendek juga tidak menjadi masalah, namun ada baiknya anda pada kesempatan ini menggunakan kemeja berlengan panjang lengkap dengan dasinya. Itu akan membuat tampilan anda lebih dari biasanya.

Untuk wanita, jika ingin bener-benar tampak profesional dan berkarakter, blazer, turtle neck, dan celana panjang atau pencil skirt di bawah lutut merupakan padu padan memikat. Untuk warna, anda bebas memilih yang disuka. Tapi warna hitam dan abu-abu yang paling aman. Selain itu pada saat presentasi anda pasti berusaha memusatkan perhatian hanya pada topik pembicaraan. Oleh karena itu, jangan buat fokus pendengar terbelah dengan pakaian anda yang tidak pada tempatnya. Meski anda berniat membuat pendengar terkesan, tapi cara berpakaian yang terlalu berlebihan sangat tidak dianjurkan.

Kemudian tinggalkan busana atau aksesori yang membuat anda tak bebas bergerak atau kurang nyaman. Pashmina atau rok micro mini tentu tak ada dalam daftar. Karena anda akan sibuk menarik-nariknya atau bolak-balik membetulkan letaknya. Just keep it simple!

Clients’ Parties

Anda tak perlu absen bersenag-senang meski tengah berjuang melawan tumpukan tugas. Jadi, tak perlu pikir dua kali untuk menuju suatu pesta, apalagi bila anda memang diundang atau diwajibkan hadir oleh kantor. Sudah tentu anda punya tanggung jawab untuk menjaga citra positif perusahaan. Tentu anda bisa melakukannya lewat sikap tanpa cela dan mix and match yang bisa membuat penampilan tampak sempurna.

Sebetulnya tak sulit memilih busana yang akan anda kenakan nanti. Perhatiakan waktu dan tema pestanya terlebih dahulu. Maka anda akan lebih mudah menentukan gaya yang sesuai dengan acara tersebut.

Untuk pria, permainan warna yang tak biasa dan corak yang agak “bling-bling” namun tetap maskulin, bisa menjadi pilihan. Gaya rambut ala bintang iklan minyak rambut, dengan gaya rapi atau sedikit “acak-acakan” , bisa membuat tampilan anda berbeda dari biasanya. Sepatu yang matcing dengan kemeja atau berbahan kulit balik bisa menjadi pilihan. Jangan lupa untuk menambahkan wangi parfum kesukaan anda, yang tentu saja tidak mengganggu indra penciuman anda sendiri.

Untuk wanita, kali ini anda dipersilakan untuk menjadi pusat perhatian dan tampil lebih seksi. Busana dengan lengan terbuka atau kerah yang sedikit rendah sah saja untuk dikenakan. Tapi bila bicara soal pesta, little black dress dan strappy dress pasti jadi kostum favorit. Dua gaun ini pasti tak pernah ketinggalan jaman dan sesuai untuk segala suasana. Hindari backless dress, tube dress, dan see-through dress, karena terlihat kurang sopan.

Anda tak ingin tampil feminim? Kalau begitu cobalah celana hitam dengan atasan yang manis atau halter neck. Bisa juga tetap berkemeja, namun pilihlah bahan siffon atau sutra dengan warna maroon, hitam, atau silver. Tambahkan aksesori seperti seuntai kalung atau bros kecil


Style Check

Hindari busana dan aksesori berikut selama bekerja:

  1. Legging. Anda seperti sedang ingin senam aerobik di dalam cubicle.
  2. Rok mini. Lebih baik tidak dikenakan, karena bisa menimbulkan negative thinking terhadap anda.
  3. Celana ketat motif floral. Anda bukan sedang liburan di pantai.
  4. T-shirt bergambar iklan. Sekarang tidak sama dengan masa-masa kuliah.
  5. Stocking jaring. Percayalah, fishnet tidak matching dengan busana manapun.
  6. Aksesori berukuran besar. Anda akan kelihatan seperti peramal atau ahli nujum.
  7. Tas pinggang. Kenakan hanya pada saat berwisata.
  8. Rok berbelahan tinggi. Kantor bukan tempat pamer kaki.
  9. Atasan manik-manik ber-glitter. Bisa membuat mata silau.
  10. Celana bermuda. Berusahalah sedapat mungkin agar tak kedapatan mengenakannya.

Silabus ASP

SILABUS

AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK

Staf Pengajar:

Mutiara Maimunah, SE, MSi, Ak.

Deskripsi:

Akuntansi sektor publik memberikan rerangka analitis bagi mahasiswa dalam melakukan pemahaman dan penalaran terhadap akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, penganggaran dan sistem pengendalian manajemen serta manajemen keuangan dalam organisasi sektor publik. Dalam mata kuliah ini mahasiswa akan mempelajari teori-teori yang berkembang dalam akuntansi sektor publik serta mempelajari pengalaman-pengalaman baik negara maju maupun negara berkembang untuk mengatasi permasalahan yang muncul dalam praktek akuntansi dan manajemen sektor publik. Setelah akhir kuliah, mahasiswadiharapkan dapat mengembangkan kemampuan dalam menganalisis isu-isu terkini serta menawarkan pemecahan terhadap permasalahan yang muncul dalam akuntansi sektor publik.

Metode:

Sistem kuliah akan dilakukan dalam bentuk seminar sehingga mahasiswa diharapkan berpartisipasi secara aktif dan telah menyiapkan diri dengan mempelajari bahan yang akan dibahas. Mahasiswa akan dibagi dalam beberapa kelompok yang bertugas untuk melakukan presentasi, sementara kelompok yang lain diharapkan memberikan pertanyaan, tanggapan, atau kritik.

Grading system:

Ujian Tengah Semester 20%

Ujian Akhir Semester 25%

Presentasi dan diskusi 25%

Term paper 15%

Ringkasan materi kuliah 15%

Referensi:

Indra Bastian, 2006, Akuntansi Sektor Publik: Suatu Pengantar, Penerbit Erlangga, Jakarta (IB)

Mardiasmo, 2002, Akuntansi Sektor Publik, Penerbit Andi Yogyakarta, Yogyakarta (MD)

M. Mahsun, Firma Sulistiyowati, Heribertus Andre Purwanugraha, Akuntansi Sektor Publik, BPFE, Yogyakarta (MFH)

Course Schedule:

Session

Topic

Keterangan

1

Introduction & Syllabus

Pengantar, karakteristik dan lingkungan sektor publik.

IB 3-34, MD 1-27, MFH 1-19.

2

Regulasi keuangan sektor publik di Indonesia

MFH 21-48, IB 47-67

3

Akuntansi Manajemen sektor publik

MD 29-43

4

Sistem Pengendalian Manajemen Sektor Publik

MD 45-59

5

Penganggaran Sektor Publik

MD 61-73, IB162-208, MFH 81-92

6

Jenis-jenis Anggaran Sektor Publik

MD 75-90

7

Mid term

8

Analisis Investasi Publik

MD 91-106

9

Pengukuran Kinerja Sektor Publik

MD 121-139, IB 266-328, MFH145-167

10

Laporan Keuangan Sektor Publik

MD 159-175, MFH 123-143, IB 247-264

11

Standar Akuntansi Keuangan Sektor Publik

IB 128-157, MFH 65-78.

12

Auditing Sektor Publik

MD 177-195

13

Topik khusus: Otonomi Daerah

IB 330-368

14

Topik khusus: Pilkada

IB 370-429

15

Sistem Akuntansi Pemda & Pempus

MFH 169-200

Catatan:

Untuk tugas Term Paper (perorangan):

Waktu pengerjaan: satu semester, kumpul sesi terakhir perkuliahan

Topik ditentukan kemudian

Aturan Teknis: Kumpul dalam bentuk CD.

Promo Buku Ajar ASP

Judul: Akuntansi Sektor Publik

Penulis: Mutiara Maimunah, S.E., M.Si., Ak.

Penerbit: STIE Musi Palembang

Harga: Rp. 37.500 (discount 10% untuk pembelian > 10 buku)

Catatan:

Saat ini sedang dipersiapkan edisi revisi, dengan tambahan beberapa topik/materi yang lebih memperkaya pengetahuan tentang sektor publik. Harga akan mengalami penyesuaian, harap maklum.

Tentang Penulis:

Mutiara Maimunah tercatat sebagai mahasiswa S1 di Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Sriwijaya dan S2 di Program Magister Sains Universitas Gadjah Mada Bidang Kajian Akuntansi Sektor Publik. Beberapa tahun yang lalu pernah bekerja di Lippo Bank cabang Pintu Kecil Jakarta Barat. Saat ini masih aktif sebagai dosen di Program Studi Akuntansi STIE Musi Palembang dan mengajar beberapa mata kuliah diantaranya Akuntansi Sektor Publik, Auditing, Akuntansi Manajemen, Sistem Pengendalian Manajemen, Metodologi Penelitian, dan Studi Kelayakan Bisnis. Selain mengajar, aktif menulis di jurnal internal STIE Musi dan pernah menjadi pemakalah dalam Simposium Nasional Akuntansi ke IX di Padang Sumatera Barat.

Tentang Isi:

Merupakan buku pegangan bagi mahasiswa yang menempuh mata kuliah ASP dengan tujuan memberikan pemahaman mengenai karakteristik dan ruang lingkup sektor publik, regulasi keuangan sektor publik di Indonesia, akuntansi manajemen sektor publik, sistem pengendalian manajemen sektor publik, penganggaran sektor publik, jenis-jenis anggaran sektor publik, analisis investasi publik, pengukuran kinerja sektor publik, laporan keuangan sektor publik, standar akuntansi keuangan sektor publik, auditing sektor publik, otonomi daerah dan perimbangan keuangan pusat dan daerah, dan topik khusus mengenai pilkada, serta sistem akuntansi pemerintah pusat dan daerah.

STIE MUSI

Jl. Bangau No.60 Palembang 30113

Telp. 0711 369728 Fax. 0711 378170

http://www.musi.ac.id

(e-mail: mutiaraplg@yahoo.com)

Akmen

AKUNTANSI MANAJEMEN

Deskripsi:
Akuntansi Manajemen memberikan rerangka analitis bagi mahasiswa dalam melakukan pemahaman dan penalaran terhadap akuntansi manajemen dalam organisasi sektor swasta. Dalam mata kuliah ini mahasiswa akan diharapkan dapat memahami dan melaksanakan proses perencanaan dan pengendalian, mampu menggunakan informasi tentang perencanaan dan pengendalian , dan memahami perekayasaan informasi akuntansi manajemen dalam rangka pengambilan keputusan manajerial. Setelah akhir kuliah, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan dalam menganalisis isu-isu terkini serta menawarkan pemecahan terhadap permasalahan yang muncul dalam organisasi tentang masalah akuntansi manajemen.

Metode:
Sistem kuliah akan dilakukan dalam bentuk kuliah mimbar, namun partisipasi mahasiswa sangat berperan dalam proses pembelajaran yang dilakukan. Dalam setiap pertemuan akan ada latihan soal dari setiap materi yang didiskusikan dari mahasiswa, untuk mahasiswa dan oleh mahasiswa, baik secara kelompok maupun perorangan dengan tertulis ataupun diskusi.

Grading system:
NTR 35%, UTS 30%, UAS 35%

Referensi:
Hansen, Don R., (2004). “Management Accounting”, 7 edition, Cincinnati Ohio: South Western. (HM).

Course Schedule:

PER-TEMUAN KE

POKOK BAHASAN

REFERENSI

1

Introduction: The role, History & Direction Management Accounting

HM 1

2

Basic Management Accounting Concept

HM 2

3

Functional Based Budgeting: The Managerial Planning tool

HM 8

4

Standart costing: The Managerial Control tool

HM 9

5

QUIS

6

Strategic-Based Responsibility Accounting

HM 10

7

Quality Cost

HM 11

8

Environtmental Cost Management in Management Accounting

HM 12

9

UTS

10

Performance Evaluation in The Decentralized Firm

HM 13

11

Segmented Reporting and Performance Evaluation

HM 15

12

QUIS

13

Cost-Volume-Profit Analysis: A Managerial Planning Tool

HM 16

14

Tactical Decision Making

HM 17

UAS

Topic

Keterangan

Catatan:
Untuk tugas Latihan Soal (kelompok):
Waktu pengerjaan: satu semester, kumpul sesi terakhir perkuliahan
Topik ditentukan kemudian
Aturan Teknis: Kumpul dalam bentuk CD.

Seminar

SEMINAR AKUNTANSI

 

 

 

 

 

Deskripsi Mata Kuliah:
Seminar Akuntansi adalah mata kuliah prasyarat dari penulisan skripsi. Dalam mata kuliah ini mahasiswa akan diberikan arahan untuk pembuatan penelitian ilmiah yang dimulai dengan penelusuran terhadap artikel-artikel yang akan ditugaskan untuk dipelajari sebagai contoh (ide tulisan) atau sebagai bahan referensi untuk penelitian yang akan dilakukan. Selanjutnya, berdasarkan apa yang sudah dipelajari di mata kuliah Metodologi Penelitian, maka mahasiswa akan membuat proposal penelitian sesuai dengan bidang kajian yang telah dipilih. Proposal tersebut akan diteruskan sampai dengan Bab III yang secara rutin akan langsung dibimbing oleh dosen pengasuh melalui presentasi dan diskusi di kelas.

 

 

Tujuan Mata Kuliah:
Mempersiapkan mahasiswa dalam pembuatan penelitian ilmiah (sripsi), mulai dari proposal sampai dengan Bab III.

Referensi:
Semua bahan (referensi) yang terkait dengan bidang kajian beserta jurnal/artikel yang terkait dengan topik yang akan diteliti.

Metode Pembelajaran:
Merupakan kelas diskusi dengan bahan-bahan artikel yang telah disiapkan sebelumnya dan sekilas pembahasan tentang metodologi penelitian yang digunakan. Dimulai dengan pembahasan proposal beserta metodologi yang digunakan. Selanjutnya mahasiswa akan mempresentasikan hasil tulisan sampai dengan Bab III secara teratur (proposal, Bab I, Bab II, dan Bab III) dan bergilir satu persatu selama berlangsungnya kelas seminar.

Auditing

AUDITING I

Deskripsi Mata Kuliah:
Mempelajari tentang konsep pemeriksaan akuntansi (auditing) dan pelayanan verifikasi lainnya. Fokusnya pada proses pengambilan keputusan para auditor, dengan konsep auditing yang paling dasar berkaitan dengan penetapan sifat transaksi dan jumlah buki yang harus dihimpun para auditor setelah mempertimbangkan keadaan khusus setiap kontrak.

Tujuan Mata Kuliah:

    Memberi pengetahuan tentang konsep-konsep pemeriksaan akuntansi dan beberapa teknik pelayanan verifikasi lainnya dan juga aspek-aspek praktis tertentu dengan cara yang logis sehingga dapat membantu para mahasiswa dalam memahami pengambilan keputusan audit dan pengumpulan bahan bukti.

Literatur:

(1) Alvin A. Arens, Randal J. Elder, Mark S. Beasley, Auditing dan Pelayanan Verfikasi: Pendekatan Terpadu, Edisi Kesembilan, PT. Indeks, Kelompok Gramedia, Jakarta, 2001. (AR); (2) Al Haryono Yusuf, Auditing (Pengauditan), Cetakan Pertama, Penerbit STIE YKPN, Yogyakarta, 2001. (AL), (3) Abdul Halim, Auditing (Dasar-Dasar Audit Laporan Keuangan), Edisi Ketiga, Yogyakarta, 2003. (HAL)

Metode:
Sistem kuliah akan dilakukan dalam bentuk seminar sehingga mahasiswa diharapkan berpartisipasi secara aktif dan telah menyiapkan diri dengan mempelajari bahan yang akan dibahas. Mahasiswa akan dibagi dalam beberapa kelompok yang bertugas untuk melakukan presentasi, sementara kelompok yang lain diharapkan memberikan pertanyaan, tanggapan, atau kritik.

Grading system:
Ujian Tengah Semester 20%, Ujian Akhir Semester 25%, Presentasi dan diskusi 25%, Term paper 15%, Ringkasan materi kuliah 15%

Course Schedule:

Session

Topic

Keterangan

1

Introduction & Syllabus

Silabus

2

Bagian 1: Profesi Audit

Kebutuhan akan Jasa Audit Pelayanan Verifikasi (Assurance Service)

AR (1-33), HAL (1-23), AL (2-35)

3

Profesi Akuntan Publik

AR (34-63), HAL (1-23), AL (2-35)

4

Etika Profesional

AR (109-166), AL (85-112), HAL (25-40)

5

Kewajiban hukum

AR (159-195)

6

Bagian 2: Proses Audit

Pertanggungjawaban dan Tujuan Audit

AR (197-239), AL (37-84), HAL (147-171)

7

Mid term

8

Bukti Audit

AR (241-285), HAL (57-87)

9

Perencanaan Audit dan Prosedur Analitis

AR (287-335), AL (165-201)

10

Materialitas dan Resiko

AR (337-393), HAL (121-146), AL (207-239)

11

Pengendalian Internal dan Resiko Kendali

AR (395-446), AL (245-294), HAL (197-226)

12

Dampak Teknologi Informasi pada Proses Audit

AR (449-486), HAL (287-317), AL (501-550)

13

Keseluruhan Rencana Audit dan Program Audit

AR (489-531)

14

UAS

Catatan:
Untuk tugas Term Paper (perorangan):

(1) Waktu pengerjaan: satu semester, kumpul sesi terakhir perkuliahan, (2) Topik ditentukan kemudian, (3)  Aturan Teknis: Kumpul dalam bentuk CD.

SPM

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

Deskripsi Mata Kuliah:
Mempelajari tentang konsep-konsep dasar dan karakteristik sistem pengendalian, elemen-elemen sistem pengendalian, struktur dan proses sistem pengendalian manajemen, rerangka konseptual pendisainan SPM yang sesuai dengan lingkungan bisnis global, konsep strategi, karakteristik dan pengendalian pusat-pusat pertanggungjawaban, harga transfer, dan analisa laporan kinerja dan rward system.
Tujuan Mata Kuliah:
(1) Memberi pengetahuan tentang konsep-konsep pengendalian manajemen dan beberapa teknik yang dapat dipergunakan dalam proses pengendalian manajemen yang efektif pada perusahaan bisnis, prilaku manusia dalam organisasi, perubahan lingkungan global, serta implikasinya pada pendisainan SPM dalam rangka mencapai tujuan organisasi dan demi terlaksananya sistem pengendalian manajemen yang efektif dan efisien. (2) Memberi pengetahuan tentang proses perencanaan strategik, penyusunan program dan anggaran. (3) Menjelaskan pentingnya pengukuran kinerja dengan menggunakan pendekatan balance scorecard dan proses pemberian penghargaan berbasisis kinerja

Literatur:
(1) Anthony, Robert N. And Vijay Govindarajan, Management Control System, Eight Edition, Irwin, Chicago, 1997. (2) Mulyadi dan Johny Setyawan, Sistem Perencanaan dan Pengendalian Manajemen: Sistem Pelipatganda Kinerja Perusahaan, Aditya Media, Yogyakarta, 1999.


Metode:
Sistem kuliah akan dilakukan dalam bentuk seminar sehingga mahasiswa diharapkan berpartisipasi secara aktif dan telah menyiapkan diri dengan mempelajari bahan yang akan dibahas. Mahasiswa akan dibagi dalam beberapa kelompok yang bertugas untuk melakukan presentasi, sementara kelompok yang lain diharapkan memberikan pertanyaan, tanggapan, atau kritik.

Grading system:
Ujian Tengah Semester 20%, Ujian Akhir Semester 25%, Presentasi dan diskusi 25%, Term paper 15%, Ringkasan materi kuliah 15%

Course Schedule:

Session

Topic

Keterangan

1

Introduction & Syllabus

Pengantar sistem pengendalian manajemen

Anth 1

2

Aspek prilaku dalam organisasi

Anth 3

3

Perubahan lingkungan bisnis global: Implikasinya pada pendisainan sisitem pengendalian manajemen

Mul

4

Pembentukan mindsets yang sesuai dengan lingkungan bisnis

Mul

5

Pusat pendapatan dan beban

Anth 4

6

Pusat laba

Anth 5

7

Mid term

8

Penentuan harga transfer

Anth 6

9

Mengukur dan mengendalikan aktiva yang di kelola

Anth 7

10

Perencanaan strategi

Anth 8

11

Penyusunan anggaran

Anth 9

12

Penilaian kinerja

Anth 11

13

Kompensasi manajemen

Anth 12

14

Pengendalian terhadap strategi yang berbeda

Anth 13

Catatan:
Untuk tugas Term Paper (perorangan):

Waktu pengerjaan: satu semester, kumpul sesi terakhir perkuliahan, Topik ditentukan kemudian, Aturan Teknis: Kumpul dalam bentuk CD.

Previous Older Entries